Reruntuhan kuil bernama Kheney yang telah lama hilang kini telah ditemukan di Mesir. Kuil yang terletak di Gebel el Silsila, sebelah utara wilayah Aswan itu berhasil digali dari dalam reruntuhan, sisa-sisa reruntuhan mengungkapkan kuil tersebut telah berdiri selama empat periode sekira 1500 tahun lalu, dari masa pemerintahan Thutmosis / Hatshepsut, Amenhotep III, Ramses II, hingga zaman Romawi.
Dilihat dari pemasangan beton pada kuil tersebut terungkap jika reruntuhan kuil ini di zamannya merupakan pemukiman suku Kheny di Mesir. Situs kuil yang ditemukan itu terletak di antara kedua tepi sungai Nil, yakni Edfu dan Kom Ombo yang dahulu digunakan sebagai tambang.
seperti yang di ungkapkan Arkeolog dari Lund University “Penemuan tersebut membuktikan jika wilayah Gebel el Silsila bukan hanya kawasan tambang, tetapi juga lokasi yang sakral,"
Kuil suci yang hilang tersebut diduga dijadikan sebagai tempat pemujaan dewa buaya oleh orang-orang Mesir kuno yang percaya dewa buaya sebagai penguasa perairan sungai Nil dan sekitarnya.
bangunan tertua dari candi ini dibuat dari kapur yang unik dalam sebuah tambang batu pasir, dan mungkin menandakan pergantian resmi dari konstruksi batu kapur ke pasir," ujar Nilsson.
0 Response to "Kuil Suci Yang Hilang"
Posting Komentar